Blog

Bagaimana Sejarah Sablon Bermula?

Tempat Bikin Kaos - Apakah Anda mengetahui bagaimana dan kapan sejarah sablon itu dimulai? Meskipun sekarang Anda menyukai bisnis kaos sablon atau hanya suka mengenakan kaos sablon, akan tetapi mungkin Anda belum mengetahui sejarahnya secara lebih dalam. Padahal ini sangat penting dan Anda wajib mengetahuinya karena anda bergelut dalam bidang yang begitu dekat dengan istilah sablon.

Apalagi di era globalisasi ini, teknik sablon sudah tidak dipungkiri lagi urgensinya. Hampir semua produk yang ada di sekitar kita menggunakan teknik sablon dalam proses produksinya. Berbicara tentang sablon tentu kita bertanya-tanya kapan sih sejarah sablon itu dimulai dan bagaimana awalnya.

Proses sablon atau screen printing sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun yang lampau, walaupun sebelumnya media yang digunakan bukanlah bahan kaos. Sebenarnya cetak sablon kaos adalah teknik cetak yang sangat sederhana, sehingga tidak memerlukan investasi yang mahal. Teknik cetak ini diterapkan di berbagai bidang kehidupan manusia, dan masih sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Baca Juga Artikel Kelebihan Bahan Kaos Cotton Bamboo

Awalnya teknik sablon pertama kali ditemukan di China, pada zaman Dinasti Song (960-1279 M). Selanjutnya cetak sablon dikembangkan oleh Yuzenzai Miyasaki pada tahun 1654-1736 dan Zikukeo Hirose pada tahun 1822-1890, keduanya berkebangsaan Jepang. Pada awalnya sablon kaos dikembangkan untuk pencetakan pakaian khas Jepang yakni kimono, apabila kimono ditulis menggunakan tangan menjadi sangat mahal harganya. Selanjutnya cetak sablon kaos berkembang hingga ke daratan Eropa pada tahun 1851-1862 dan kemudian pada tahun 1868 Joseph Swan mendirikan atau menemukan produk autotype.

Pada tanggal 11 Juli 1907 Samuel Simmon yang berkebangsaan Inggris mendapatkan hak patennya untuk teknik cetak sablon. Setelah itu sablon kaos merambah ke Amerika Serikat dan pada tahun 1924 pertama kalinya proses cetak sablon dilakukan di atas bahan tekstil. Tak lama kemudian pada tahun 1946 MC Kornick dan Penney menemukan mesin cetak sablon. Namun penerapan sablon pada kaos baru benar-benar mendunia pada tahun 1960-an. Hal ini berkaitan ketika seniman Andy Warhol mempopulerkan sablon di Amerika, dengan gambar Marilyn Monroe yang khas, yang dapat kita lihat saat ini.

Nah sejak saat itulah mulai bermunculan berbagai bentuk kaos baru yang disablon dengan berbagai bentuk, gambar, atau kata-kata sebagai pesan akan pengalaman, perilaku dan status sosial. Hingga saat ini sablon berkembang sudah modern, bukan hanya menggunakan media kaos, akan tetapi digunakan pada topi, CD, DVD, keramik, kaca, logam, kertas, kayu dan lain sebagainya. Bagi Anda yang menginginkan hasil sablon pada kaos dengan hasil terbaik, maka bisa hubungi kaosmurahku.com Anda bisa sablon semaunya. Buktikan sendiri!

(Visited 24 times, 1 visits today)

This Post Has 0 Comments

Leave A Reply






+ 2 = 8